yes
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Jantung. Tampilkan semua postingan

Anak Balita Kumpulkan Sampah Plastik, untuk Operasi Jantung
Teras Berita - Merasa hidup Anda susah? Lihatlah balita kecil ini, dia mengumpulkan sampah-sampah plastik demi membiayai operasi jantungnya. Kami yakin, hidup Anda jauh lebih beruntung dari nasib balita cantik ini.

Banyak orang mengeluh tentang cinta, pekerjaan, atau mengeluh belum punya iPhone terbaru. Apa yang membuat banyak orang begitu mengejar kebahagiaan dari materi duniawi?
Lihatlah gadis kecil ini, dia sudah merasakan kerasnya hidup sejak kecil. Dilansir oleh situs AsiaOne.com, balita ini mengumpulkan sampah plastik demi biaya operasi jantung.

Anak Balita Kumpulkan Sampah Plastik, untuk Operasi Jantung
Xia0xiao bersama orang tuanya / Foto: AsiaOne.com


Nama balita dua tahun ini adalah Xiaoxiao, berasal dari China. Selama tiga bulan terakhir, dia mengumpulkan sampah berupa botol plastik. Sampah-sampah itu dia kumpulkan dan dijual lagi, semua dilakukan demi biaya operasi kelainan jantung yang dideritanya sejak lahir.

Tim dokter yang menangani Xiaoxiao mengatakan bahwa operasi jantung akan berhasil jika dilakukan sebelum usia Xiaoxiao tiga tahun. Biaya yang dibutuhkan sangat banyak, sekitar hampir Rp 200 juta. Bagi keluarga Xiaoxiao yang miskin di pinggir kota Beijing, angka itu melampaui pendapatan mereka.
Xiaoxiao tidak berjuang sendiri, ibunya membuka usaha menjahit sekaligus mencari pekerjaan lain yang lebih baik. Selama ibunya bekerja, Xiaoxiao dititipkan pada kakek dan neneknya.

Anak Balita Kumpulkan Sampah Plastik, untuk Operasi Jantung
Xia0xiao bersama orang tuanya / Foto: AsiaOne.com


"Xiaoxiao sering menangis dan memanggil-manggil ibunya saat sedang tidur (bermimpi)," ujar sang nenek.
Berapa uang yang berhasil dikumpulkan Xiaoxiao dalam 3 bulan mengumpulkan sampah botol plastik? Baru sekitar Rp 99 ribu, masih jauh dari angka biaya operasi yang diminta tim dokter. Semoga saja ada tangan-tangan mulia yang mau membantu Xiaoxiao membiayai operasinya.


Jika sudah begini, masihkah Anda mengeluh tentang hal-hal yang sebenarnya tidak perlu dikeluhkan? Belajarlah dari Xiaoxiao, dan bersyukurlah pada apapun yang Anda miliki saat ini.

Sumber | Vemale.com

Gorengan
Teras Berita - Jika Anda adalah penggemar makanan gorengan, maka sebaiknya Anda menghindarinya makanan tersebut. Akan lebih baik lagi jika Anda tidak makan sama sekali gorengan. Kenapa harus menghindari? Karena makanan gorengan tersebut mengandung lemak trans yang buruk untuk tubuh.

Lemak trans sebenarnya dipergunakan untuk keperluan industri, bukan untuk makanan. Namun seiring perkembangan jaman, lemak trans juga ditemukan pada makanan, terutama yang digoreng dan mengalami banyak proses pengolahan.

Seperti dikutip dari www.stylecraze.com, lemak trans sendiri bisa dikategorikan menjadi dua jenis lemak, yaitu lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Lemak jenuh inilah yang buruk untuk tubuh karena memicu peningkatan kadar kolesterol dalam darah yang nantinya mengundang berbagai penyakit.

Olahan minyak sayur dari kelapa sawit yang sering Anda jumpai di pasar merupakan sumber paling banyak dari lemak trans. Beberapa makanan yang banyak mengandung lemak trans antara lain adalah makanan yang digoreng, kue kering, biskuit, kerupuk, roti hamburger, pizza, margarin, mentega, donat, keripik, nugget dan segala makanan daging olahan.

Lemak jenuh trans menyumbang potensi sangat tinggi dalam hal penyakit jantung dan berbagai macam penyakit kardiovaskuler. Untuk menghindari lemak jenuh dan menjaga keseimbangan, dianjurkan maka konsumsi daging secukupnya dan perbanyak makan buah dan sayur adalah solusinya.

Anda memang tetap memerlukan lemak dalam tubuh untuk diubah menjadi energi, namun lemak trans yang terlalu banyak dalam tubuh, tetap tidak sehat dan tidak baik untuk kesehatan. Jadi, sebaiknya hindari sebanyak dan sebisa mungkin makanan yang digoreng dan mengolah makanan dengan cara yang lebih sehat.

Sumber | Vemale

Tomat
Teras Berita - Setiap orang pasti menginginkan dirinya bukan hanya sehat badannya, namun juga sehat kulitnya. Jika Anda juga memiliki keinginan yang sama, maka jangan ragu untuk mengonsumsi lebih banyak lycope.

Lycopene merupakan senyawa nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh karena mengandung banyak vitamin dan antioksidan. Kandungannya yang sehat ini mampu mencegah berbagai penyakit dan menjaga kesehatan dan kecantikan kulit seperti menjaga kekencangan kulit dan menjaga kulit awet muda. Bukan hanya itu, kekuatan, kelembaban dan kilau rambut yang sehat juga akan Anda dapat.

Kandungan lycopene paling banyak terdapat dalam tomat, semakin merah dan matang, maka akan semakin banyak pula kandungan lycopene-nya. Seperti di kutip dari www.stylecraze.com, beberapa manfaat lycopene untuk tubuh, antara lain adalah

1. Mencegah penyakit jantung
Lycopene dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh karena fungsinya yang kuat sebagai antioksidan. Jika mengonsumsi jus tomat sehari sekali, maka hal ini akan mampu menjauhkan Anda dari penyakit jantung, dan berbagai penyakit kardiovaskuler lain seperti stroke dan penyumbatan arteri.

2. Mencegah kanker
Lycopene telah terbukti dapat mencegah dan membantu penyembuhan kanker prostat, kanker payudara, kulit, hati dan paru-paru. Untuk kanker prostat, bisa dilakukan diet minum 2-3 gelas jus tomat tanpa gula per hari selama 3 minggu sebelum operasi untuk mengurangi dan mengendalikan remisi kanker dan proliferasi sel kanker prostat. Untuk kanker lain, cukup minum 1 gelas jus per hari.

3. Memperbaiki ketidaksuburan pada laki-laki
Hal mengejutkan yang bisa dilakukan lycopene adalah meningkatkan kesuburan pada laki-laki. Penelitian membuktikan bahwa ada hubungannya mengonsumsi banyak lycopene dengan produksi sperma yang sehat. Cukup rutin konsumsi makanan kaya lycopene agar meningkatkan kesuburan.

4. Osteoporosis
Lycopene bukan hanya mampu menangkal radikal bebas dan menjaga kulit Anda tetap sehat, namun juga mampu menjaga kepadatan tulang agar terhindar dari penyakit keropos tulang seperti osteoporosis.

5. Gangguan neurologis
Lycope ternyata juga dapat mencegah gangguan syaraf otak seperti Alzeimer, Parkinson, dan demensia vaskular. Ini mungkin karena lycopene juga berfungsi sebagai antioksidan yang mampu memperbaiki sel rusak, melancarkan peredaran darah dan membersihkan syaraf otak dari efek buruk oksidasi.

6. Degenerasi makula
Ini sudah sangat jelas bahwa lycopene juga mampu memperbaiki dan mencegah degenerasi makula yang menyerang mata. Ini tidak lain karena lycopene juga merupakan obat penyakit mata yang memiliki retinol atau vitamin A.

Jadi, jika ingin kulit dan rambut cantik sekaligus sehat secara alami, maka makan makanan kaya lycopene akan membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.


Sumber | Vemale.com

Zucchini
Jakarta - Zucchini adalah sayuran yang mirip dengan terong. Dilihat sekilas sayuran ini bentuknya mirip dengan timun hijau. Untuk bisa mengonsumsinya harus dimasak terlebih dahulu misalnya dijadikan tumisan, dipanggang atau pun sup.

Untuk mendapatkan Zucchini dipasar tradisional masih sulit, biasanya ada di supermarket kota-kota besar. Namun, sayuran ini punya banyak manfaat juga.

Inilah beberapa manfaat menakjubkan dari makan zucchini, yang dilansir health

1. Rendah kalori
Bagi Anda yang sedang menginginkan berat badan ideal, bisa jadikan zucchini sebagai kudapan. Satu cangkir potongan sayuran ini hanya mengandung 19 kalori. Jumlah kalori yang jauh lebih rendah dibandingkan sayuran hijau lain seperti brokoli atau kubis.

2. Baik untung jantung
Timun Jepang ini memiliki potasium sekitar 295 miligram per hari. Ini setara 8% dari nilai harian yang direkomendasikan.

Menurut American Heart Association kalium dapat mengontrol tekanan darah karenan mengurangi efek berbahaya garam pada tubuh Anda. Banyak studi yang menunjukkan bahwa dengan meningkatkan asupan kalium bisa memangkas risiko stroke dan penyakit jantung.

3. Kaya antioksidan
Sayuran berkulit hijau ini mengandung antioksidan yang membantu lapisan sel-sel darah berfungsi dengan baik. Selain itu bisa juga menurunkan tekanan dan dan melindungi penyumbatan arteri.      


Sumber | Liputan6.com

Bawang
Teras Berita - Mengonsumsi makanan mengandung bawang memang dapat memicu timbulnya bau mulut. Belum lagi kita jadi banjir air mata saat memotongnya. Namun, umbi yang satu ini juga memiliki banyak manfaat, seperti memberikan aroma dan rasa yang lebih lezat pada masakan. Selain itu, bawang juga mampu memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh.

Pakar kesehatan holistik di John Creek, Dr Jonathan Stegall mengatakan, bawang mengandung senyawa sulfur yang cukup banyak sehingga memberikan bau yang khas. Namun di samping itu, bawang juga merupakan agen detoksifikasi yang kuat.

"Dengan mengandung lebih dari 100 senyawa sulfur, bawang dapat mencegah dan mengobati penyakit, dari mulai diabetes hingga penyakit jantung, bila dikonsumsi setiap hari," ujarnya.

Berikut beberapa manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari bawang yang mungkin belum pernah terpikirkan sebelumnya.

1. Asma
Bawang mengandung efek antihistamin dari senyawa antioksidan yang disebut dengan kuersetin. Penelitian menunjukkan, kuersetin dapat mencegah sel imun mengeluarkan histamin, senyawa yang menimbulkan reaksi alergi. Karena itu, peneliti menyimpulkan, antioksidan ini dapat mengurangi histamin atau senyawa peradangan lainnya yang ada dalam tubuh. Kuersetin juga berpotensi menjadi terapi asma.

2. Kanker
Bawang dapat membantu mengurangi risiko kanker bila dikombinasikan dengan kunyit. Senyawa kimia yang terkandung dari dua bahan ini terbukti oleh studi dalam Clinical Gastroenterology and Hepatology dapat mengurangi ukuran dan jumlah lesi prakanker pada usus sehingga mengurangi risiko kanker usus besar.

3. Diabetes
Konsumsi bawang dalam jumlah besar dapat mengurangi kadar gula darah yang berlebih. Minyak esensial dari bawang yang disebut dengan alil propil disulfida lah yang memberikan efek ini. Senyawa tersebut mengurangi kadar gula darah dengan meningkatkan jumlah insulin yang terssedia.

4. Penyakit jantung
Kuersetin yang ditemukan dalam bawang secara signifikan dapat mengurangi tekanan darah yang berlebihan pada orang dewasa. Bahkan studi dalam The Journal of Nutrition menemukan, bawang mampu menjaga tekanan darah normal, mencegah pengerasan arteri, dan menjaga arteri tetap elastis.

5. Gigi keropos
Bawang mentah dapat membuat bau napas, tetapi ada juga segi positif darinya. Memakan bawang mentah dapat memperbaiki kesehatan mulut, termasuk menguatkan gigi dan mengurangi bakteri sehingga membantu mencegah gigi keropos.


kebanyakan garam memicu gejala penyakit jantung
Teras Berita - Ternyata bukan hanya gula yang perlu diwaspadai seseorang yang mengidap diabetes. Pola makan garam yang tinggi diketahui akan meningkatkan gejala penyakit jantung hingga dua kali lipat.

Pola makan tinggi garam memang seharusnya dihindari, bukan saja pada orang dengan diabetes, tapi semua orang yang ingin sehat. Diet tinggi garam bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, salah satu faktor risiko terjadinya gejala penyakit jantung.

Untuk mengetahui bagaimana penderita diabetes mengetahui efek samping pola makan tinggi garam, para peneliti menyurvei hampir 1.600 pasien diabetes berusia 40-70 tahun di seluruh Jepang. Para responden ditanya tentang pola makannya, termasuk konsumsi garam, dan diikuti kesehatannya selama 8 tahun.

Partisipan yang pola makannya tinggi garam (sekitar 6.000 miligram perhari) beresiko dua kali lipat menderita penyakit jantung pada periode studi tersebut, dibandingkan dengan yang asupan garamnya rendah (sekitar 2.800 miligram perhari).

"Untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskulas, orang yang menderita diabetes tipe 2 harus mengontrol gula darahnya dan memperhatikan apa yang mereka makan," kata ketua studi Chika Horikawa dari Universitas Niigata.

Hasil penelitian juga menyimpulkan, membatasi asupan garam bisa mencegah komplikasi berbahaya dari penyakit diabetes.

Efek negatif garam terhadap kesehatan sudah sejak lama diketahui. Untuk orang yang sehat, asupan garam disarankan kurang dari 2.300 mg perhari. Sementara itu untuk mereka yang memiliki faktor risiko penyakit jantung (diabetes, hipertensi, punya penyakit ginjal atau berusia di atas 51 tahun), disarankan untuk membatasi garam hanya 1.500 mg.

Selain garam yang ditambahkan dalam masakan, makanan yang secara alami mengandung garam antara lain daging, sayur, dan susu. Sementara itu produk yang tinggi garam adalah daging yang diproses seperti sosis, bacon, atau makanan dalam kaleng.


Sumber :

Salmon
Teras Berita - Selama ini banyak orang yang menghindari untuk mengkonsumsi makanan berlemak. Tidak hanya untuk yang diet, namun yang sedang tidak diet pun menghindarinya karena memicu berbagai penyakit.
Namun seperti yang dilansir Newshealthmax.com, ada lemak yang justru bagus untuk dikonsumsi. Menurut data yang ditulis dalam Centers for Disease Control and Prevention ini adalah 5 lemak sehat yang bisa dikonsumsi!

1. Ikan
Lemak dalam ikan sering disebut dengan lemak tak jenuh ganda atau asam lemak omega 3. Lemak sehat ini bisa ditemukan pada ikan salmon, namun juga terdapat pada ikan laut lainnya. Lemak yang sehat ini dapat menurunkan resiko penyakit jantung dan menurunkan resiko nyeri pada sendi.

2. Kacang-kacangan
Kacang mengandung lemak nabati. Konsumsi kacang secara rutin dapat mengurangi resiko penyakit jantung koroner dan menurunkan resiko diabetes tipe 2. Kacang-kacangan yang baik untuk kesehatan adalah almond, mede, hazelnut, kacang tanah, pistachio, macadamia, kenari, dan lain-lain.

3. Produk susu
Dalam jumlah yang tepat, lemak dalam susu tidak akan memberikan bahaya pada tubuh. Mengkonsumsi susu rutin dengan jumlah yang pas akan meningkatkan kesehatan jantung dan membantu mengurangi jumlah kolesterol jahat.

4. Minyak nabati
Minyak zaitun dan minyak sawit mengandung asam lemak omega 3 yang baik untuk kesehatan. Namun jangan gunakan minyak yang sama untuk menggoreng berkali-kali.

5. Daging merah dan daging unggas
Daging merah (sapi, kambing, dll) atau unggas (ayam, bebek, burung dara, dll) biasanya dianggap berbahaya untuk kesehatan. Namun semua itu tergantung bagaimana mengolahnya.

Daging ayam tanpa kulit atau sapi tanpa lemak adalah jenis daging yang sehat, apalagi jika prosesnya tidak dibakar atau digoreng. Zat besi dan lemak sehat dalam daging merah dan daging unggas baik untuk kesehatan jantung dan dapat menjaga tekanan darah.  Sumber

kuning telur
Teras Berita - Siapa yang betah berlama-lama menyimpan telur yang telah busuk? Baunya yang menyengat tentu akan membuat siapapun ingin segera membuangnya. Namun, ternyata manfaat telur busuk mungkin lebih besar daripada kerugiannya.
Peneliti mengidentifikasi kandungan tertentu yang diproduksi telur busuk ternyata bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan tersebut berupa gas yang disebut hidrogen sulfida tersebut terbukti efeksi dalam mengembalikan fungsi mitokondria yang telah rusak dan mengobati penyakit seperti stroke, serangan jantung, dan demensia.
Studi yang dilakukan oleh peneliti dari University of Exeter tersebut menemukan, senyawa baru yang dikenal dengan AP39 dalam telur busuk dapat menargetkan pada bagian sel tertentu seperti mitokondria pada sel. Mitokondria yang dikenal sebagai "otak" dari sel: mengatur pertumbuhan, siklus, dan kematian sel. Mitokondria juga merupakan sumber energi kimia dari sel.
Karena memiliki peran yang berarti dalam sel, maka bagian sel itu juga dapat mengatur kemampuan sel untuk melawan penyakit, seperti penyakit kardiovaskular. Sehingga peneliti percaya, mencegah kerusakan mitokondria dapat memberikan efek terapi pada kondisi tertentu seperti stroke, gagal jantung, arthritis, diabetes, demensia, bahkan penuaan.
Senyawa AP39 dapat mengirimkan sejumlah kecil gas hidrogen sulfida pada sel untuk mulai bekerja. Selain ditemukan pada telur busuk, gas itu juga ditemukan pada kentut manusia.
Penulis studi Mark Wood mengatakan, meski baunya menyengat dan busuk, namun telur busuk dan kentut manusia memproduksi gas alami yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Meski begitu, gas hidrogen sulfida dalam dosis besar bisa mematikan.
Sebelumnya, peneliti studi telah mempelajari efek hidrogen sulfida dalam perannya untuk melawan penuaan. Dalam studi di tahun 2013 misalnya, peneliti menemukan, gas tersebut memiliki dampak pada sistem kardiovaskular dan sistem saraf pada tubuh. Peneliti saat itu mencatat, hidrogen sulfida mungkin akan menjadi agen poten untuk mencegah dan memperlambat gejala penuaan dan penyakit degeneratif.
Dalam studi terbaru, peneliti menggunakan senyawa AP39 untuk menargetkan pada mirokondria. Sebelumnya gas tersebut sudah terbukti dapat memperbesar kemungkinan ketahanan hidup hingga 80 persen dari mitokondria yang sudah dalam keadaan rusak.
Profesor Matt Whitemen dari University of Exeter Medical School mengatakan, ketika sel stres karena penyakit, mereka akan membentuk enzim untuk menghasilkan hidrogen sulfida. Gas itu membuat mitrokondria bekerja supaya menjaga sel tetap hidup. Bila proses ini tidak terjadi, maka sel akan mati dan tidak mampu bertahan dan mengontrol inflamasi. Proses inilah yang kemudian direkayasa dengan menggunakan senyawa APT9 yang didapat dari telur busuk tersebut.


bau kentut
Illustrasi / Bau Tidak Sedap
Teras Berita - Biasanya orang akan langsung merasa jijik dan menghindar saat mencium adanya aroma gas tubuh hasil dari buang angin alias kentut. Namun, ternyata gas tersebut memiliki khasiat besar bagi kesehatan tubuh.

Menurut penelitian terbaru yang telah diterbitkan di jurnal Medicinal Chemistry Communications, gas hasil buang angin mampu mengurangi risiko seseorang mengalami kanker, Wah!

Para ilmuwan menemukan hidrogen sulfida, salah satu gas yang dihasilkan bakteri yang memecah makanan dalam usus, dapat mencegah kanker, stroke, serangan jantung, dan demensia.

Para ahli di University of Exeter menemukan dalam dosis kecil, gas beracun itu dapat membantu melindungi sel-sel dan melawan penyakit dengan membantu untuk memelihara mitokondria. Nah, mitokondria ini mendorong produksi energi dalam sel-sel pembuluh darah dan mengatur peradangan.

Mencegah atau membalikkan kerusakan mitokondria merupakan strategi kunci dalam mengobati penyakit seperti stroke, gagal jantung, diabetes, arthritis, demensia, dan penuaan.

Menurut Profesor Matt Whiteman dari University of Exeter, "Ketika sel mengalami stres karena penyakit, mereka menarik enzim untuk menghasilkan hidrogen sulfida dalam jumlah banyak. Hal ini membuat mitokondria bekerja lebih keras sehingga memungkinkan sel untuk hidup. Jika hal ini tidak terjadi, sel-sel akan mati dan tubuh akan kehilangan kemampuan untuk mengatur kelangsungan hidup dan mengendalikan peradangan."

"Kami telah melihat proses alami ini dengan membuat sebuah senyawa, disebut AP39, yang perlahan-lahan menghasilkan hidrogen sulfida dalam jumlah yang sangat kecil. Penelitian menunjukkan  jika sel-sel stres diberikan AP39, mitokondria dilindungi dan sel tetap hidup," jelasnya.

Sementara itu, Dr Mark Wood of Biosciences di University of Exeter mengutarakan, "Meskipun hidrogen sulfida dikenal gas berbau busuk akibat perut kembung, gas ini secara alami diproduksi dalam tubuh dan bisa menjadi pahlawan kesehatan dengan implikasi yang signifikan untuk terapi masa depan untuk berbagai penyakit," ujarnya yakin.(Huffingtonpost) (metrotvnews)


efek minuman bersoda

Teras Berita — Minuman energi yang mengandung kafein dapat mengubah cara kerja detak jantung, demikian hasil penelitian terbaru menyebutkan.

Tim peneliti dari Universitas Bonn, Jerman mengidentifikasi jantung milik 17 orang yang  mengonsumsi minuman energi. Hasilnya menunjukkan, detak jantung orang-orang tersebut lebih kuat setelah menenggak minuman tersebut.

Dalam pertemuan tahunan Masyarakat Radiologi Amerika Utara, para ilmuwan dari Jerman itu memperingatkan, anak-anak dan mereka yang kondisinya sehat lebih baik menghindari mengonsumsi minuman energi yang dikemas dengan kafein.

"Sampai sekarang, kami belum tahu persis apa efek minuman energi seperti ini terhadap fungsi jantung," ungkap Dr Jonas Dorner, salah seorang peneliti.

"Jumlah kafein dalam minuman energi lebih tinggi tiga kali ketimbang minuman berkafein lainnya seperti kopi atau kola," imbuhnya.

Bagaimanapun, menurut Dorner, banyak efek samping akibat mengonsumsi kafein dengan asupan yang tinggi. "Termasuk detak jantung yang cepat, jantung berdebar, peningkatan tekanan darah, dan dalam kasus yang paling parah, kejang atau kematian mendadak," terangnya.

Tidak untuk anak-anak

Dalam penelitiannya, peneliti memantau 17 orang yang diberi minuman energi mengandung 32 mg per 100 ml kafein dan 400 mg per 100 ml bahan kimia lain yaitu taurine.

Dalam penelitian terungkap, ventrikel atau bilik kiri jantung yang memompa darah ke seluruh tubuh ternyata berkontraksi lebih keras setelah sekitar satu jam peserta menenggak minuman energi.

"Kami telah menunjukkan mengonsumsi minuman energi memiliki dampak jangka pendek pada detak jantung," ujar Dorner.

"Kami tidak tahu persis bagaimana atau apakah kontraksi detak jantung ini berdampak pada kegiatan sehari-hari atau kinerja atletik."

Demikian pula, penelitian ini tidak mengetahui dampak lebih lanjut terhadap orang yang memiliki masalah dengan jantungnya.

Namun, tim peneliti menyarankan agar anak-anak dan mereka yang memiliki detak jantung tidak teratur menghindari minuman energi. Di Inggris, asosiasi minuman ringan telah menyatakan bahwa minuman energi dilarang dikonsumsi oleh anak-anak.



Sumber: KOMPAS.com


Vitamin
Teras Berita, Banyak orang yang memilih mengonsumsi vitamin, mineral atau suplemen diet tertentu karena ketiganya dianggap sebagai salah satu cara aman agar Anda tetap fit. Namun suplemen semacam ini ternyata tak seaman yang Anda bayangkan.

Majalah Consumer Reports pun menggelar investigasi melalui wawancara, tinjauan sejumlah studi dan menganalisis beberapa efek samping suplemen vitamin yang dilaporkan pada FDA AS. Dari keseluruhan data tersebut, Consumer Reports pun menemukan 10 bahaya tersembunyi yang ada pada vitamin, mineral atau suplemen lainnya yang juga bisa Anda simak seperti dilansir dari cbsnews, Jumat (3/8/2012) berikut ini.

1. Suplemen itu bukannya bebas risiko
Menurut Consumer Reports, FDA mendapatkan laporan 6.300 orang yang mengalami efek samping serius berkaitan dengan penggunaan suplemen diet antara tahun 2007 hingga bulan April 2012. Selain itu ada 10.300 kasus efek samping serius, 2.100 kasus pengguna yang harus diopname, 1.000 kasus cedera atau menderita penyakit serius, 900 kasus pengguna masuk UGD dan 115 kasus meninggal dunia akibat penggunaan suplemen.

Meski begitu untuk menanggapi laporan ini, FDA tak serta-merta menarik sejumlah suplemen dari pasaran. Untuk sementara, FDA telah melarang penggunaan satu bahan suplemen yaitu ephedrine alkaloid yang diketahui berimplikasi terhadap sejumlah dampak yang merugikan, termasuk kematian.

Solusi:
Bukalah situs FDA dan ketik nama suplemen yang sedang Anda konsumsi untuk mengetahui apakah suplemen itu mendapatkan peringatan dari FDA atau telah ditarik dari pasaran. Namun bagi orang-orang yang sudah terlanjur mendapatkan reaksi negatif dari suplemen sebaiknya segera menemui dokter dan melaporkan kasus itu pada FDA.

2. Sejumlah suplemen itu sebenarnya obat resep
Sejak 2008, FDA telah menarik sekitar 400 produk suplemen dari pasaran, sebagian besar merupakan produk untuk bodybuilding (pembentukan otot), penurunan berat badan dan peningkatkan performa seksual.

Banyak dari produk yang ditarik itu mengandung bahan aktif yang sama dengan obat-obatan yang diresepkan seperti sildenafil (Viagra) dan sibutramine (obat penurun berat badan Meridia yang ditarik dari pasar pada 2010 karena menimbulkan risiko serangan jantung dan stroke). FDA pun telah menerima laporan adanya kasus gagal ginjal, pembekuan darah dalam paru-paru serta kematian yang dikaitkan dengan suplemen yang telah terkontaminasi dengan bahan obat-obatan.

"Produk penambah performa seksual palsu biasanya diklaim bisa berfungsi selama 20-45 menit. Ketika Anda mengetahui ada produk yang membuat klaim seperti itu dan melebihi kemampuan suplemen diet pada umumnya maka bisa jadi produk ini palsu," ungkap Dr. Dana Fabriucant, direktur divisi program suplemen diet FDA.

Solusi:
Ingin menurunkan berat badan? Cobalah diet dan olahraga. Ingin punya badan berotot? Cobalah latihan berat dan bagi mereka yang mengalami masalah di ranjang, berkonsultasilah ke dokter karena kondisi ini bisa saja disebabkan masalah kesehatan seperti diabetes, tekanan darah tinggi atau gangguan ginjal.

3. Anda bisa saja overdosis vitamin
Hanya karena ini suplemen, bukan berarti Anda tak bisa mengalami overdosis. Vitamin A, D, E dan K dalam dosis besar dapat menyebabkan masalah kesehatan dan bisa mengganggu konsumsi obat-obatan resep pada seseorang.

Terlalu banyak vitamin A (dalam bentuk retinol) bisa menyebabkan gagal hati atau bahkan kematian, sedangkan pada wanita hamil akan berisiko cacat lahir. Selain itu, kebanyakan asupan vitamin D mengakibatkan penurunan berat badan yang tidak sehat, nyeri tulang, muntah, diare dan masalah otot.

Overdosis vitamin E bisa meningkatkan risiko pendarahan, terutama bagi orang-orang yang tengah mengonsumsi obat pengencer darah sedangkan terlalu banyak vitamin K juga berbahaya karena bisa mendatangkan penyakit hati atau ginjal. Overdosis zat besi dari suplemen juga merusak fungsi organ dan menyebabkan kematian jika tidak diobati.

Lagipula sebenarnya tidak sulit untuk meminum suplemen melebihi dosis yang direkomendasikan. Misalnya, seorang wanita yang mengkhawatirkan kondisi tulangnya bisa jadi mengonsumsi suplemen kalsium, minum multivitamin yang mengandung kalsium dan makan sereal yang diperkaya kalsium dengan susu sekaligus. Dengan pola seperti ini maka wanita itu akan cepat mencapai batasan kalsium harian yaitu 2.000 miligram. Padahal terlalu banyak kalsium dalam tubuh bisa menyebabkan batu ginjal.

Solusi:
Jumlahkan seluruh paparan suplemen harian total Anda, mulai dari makanan hingga vitamin lalu cek asupan harian yang direkomendasikan untuk Anda agar bisa dipastikan Anda tak mengonsumsi nutrisi terlalu banyak.

4. Anda tak bisa bergantung pada label peringatan
Suplemen yang mengandung zat besi harus memberi peringatan pada labelnya karena suplemen ini bisa berisiko menyebabkan keracunan fatal pada anak-anak, namun FDA menganggap suplemen tak perlu diberi label. Meski begitu, sejumlah perusahaan memilih untuk tetap menempelkannya pada kemasan suplemen.

Consumer Reports meninjau beberapa label dari 14 jenis suplemen yang terdiri dari 233 produk dari sejumlah toko di New York City dan menemukan banyak inkonsistensi. Beberapa suplemen memberikan peringatan jika Anda pernah mengidap kondisi medis tertentu sebelumnya namun tidak memberikan keterangan spesifik tentang kondisi medis yang dimaksud. Label suplemen lain menyebutkan adanya efek samping yang mungkin terjadi tanpa memberikan detail efek samping seperti apa.

Solusi:
Jika Anda tengah minum obat-obatan yang diresepkan, pastikan dokter atau farmasis Anda tahu apa suplemen yang Anda tengah konsumsi atau ingin Anda konsumsi.

5. Tak ada buktinya vitamin bisa sembuhkan penyakit
Jauhi suplemen diet yang mengklaim bisa mengobati penyakit berat karena hal ini tidak diperbolehkan oleh FDA. "Kami tak ingin melihat adanya hal-hal semacam ini karena itu sama halnya dengan memberikan ancaman langsung terhadap kesehatan masyarakat," kata Fabricant.

Bahkan beberapa dekade yang lalu, partner FDA, Federal Trade Commission pernah menggugat lebih dari 100 jenis suplemen yang membuat klaim tentang efektivitas suplemen seperti ini.

Solusi:
Kunjungi situs terpercaya dari pemerintah seperti FDA; Office of Dietary Suppplements, National Institutes of Health; dan National Center for Complementary and Alternative Medicine ketika Anda ingin mencari tahu sejumlah keterangan tentang suplemen yang Anda ingin konsumsi.

6. Hati-hati membeli suplemen dari toko obat herbal
Ketika Consumer Reports mengunjungi sejumlah toko obat herbal di New York dan meminta saran obat untuk diabetes, tekanan darah tinggi dan impotensi, penjaga toko menawarkan berbagai jenis obat herbal dan instruksinya. Namun mereka tidak memberikan informasi terkait efek samping atau risiko dari obat herbal tersebut.

Ketika sejumlah obat herbal yang direkomendasikan penjaga toko dianalisis, ilmuwan tak menemukan adanya bukti kemanjuran atau keamanan obat herbal tersebut. Para pakar juga mempertanyakan rantai suplai yang digunakan oleh sejumlah toko untuk memperoleh bahan-bahan herbal tersebut karena diduga tak memenuhi standar industri.

Solusi:
Konsultasikan dengan dokter sebelum Anda mengonsumsi obat-obatan herbal dan pastikan Anda tahu darimana asal obat tersebut.

7. Vitamin tak terbukti menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung
Pil omega-3 dan antioksidan tak bisa menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung, meskipun banyak orang yang berpikir begitu. Studi terbaru tak hanya meragukan efektivitas suplemen pelindung ini tetapi menduga suplemen ini justru bisa meningkatkan risikonya.

Consumer Reports mencantumkan sebuah studi pada bulan Juni 2012 dalam New England Journal of Medicine yang mengamati 12.500 penderita diabetes dan berisiko terkena serangan jantung dan stroke. Studi ini menemukan bahwa tak ada perbedaan tingkat kematian akibat penyakit kardiovaskular diantara orang yang mengonsumsi omega-3 ataupun plasebo.

Begitu pula dengan antioksidan yang biasa ditemukan dalam suplemen vitamin A, C dan E. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of the National Cancer Institute tak menemukan manfaat perlindungan melawan risiko kanker prostat atau gastrointestinal dari penggunaan antioksidan tersebut. Sebaliknya, peneliti mengatakan, "Sejumlah percobaan klinis menunjukkan bahwa beberapa antioksidan ini justru meningkatkan risiko kanker."

Solusi:
American Heart Association menyatakan bahwa masih ada saja penderita penyakit arteri koroner yang berkonsultasi dengan dokternya tentang pemberian suplemen omega-3. Padahal asupan omega-3 bisa didapatkan dari makan makanan yang mengandung lemak ikan sedikitnya dua kali seminggu. Namun jika Anda ingin mengurangi risiko kanker, Consumer Reports menyarankan agar Anda berhenti minum suplemen antioksidan, minum alkohol dan membuat pola makan yang sehat.

8. Tersedak dan iritasi kerongkongan
Dari data FDA, Consumer Reports menemukan lebih dari 900 kasus tersedak suplemen selama lebih dari lima tahun.

Meski risikonya kecil, Dr. Joe Blumin dari American Academy of Otolayrngology-Head and Neck Surgery mengatakan bahwa tersedak merupakan kondisi darurat medis yang membutuhkan penanganan segera.

Blumin juga mengatakan bahwa pil-pil tersebut bisa mengiritasi kerongkongan dan menyebabkan kejang sehingga pilnya akan mentok dan memberikan sensasi seperti tersedak.

Solusi:
"Terkadang yang Anda perlukan hanyalah menelannya sekali lagi atau minum air yang banyak untuk menurunkan pilnya," ujar Blumin.

Namun sebenarnya bagaimana cara terbaik yang bisa digunakan untuk memastikan vitamin masuk ke tubuh dengan benar? Sebelum meminum pilnya, lembabkan mulut dan tenggorokan Anda dengan air. Lalu tempatkan pilnya di ujung lidah, sruput sedikit air, dongakkan kepala ke belakang dan telan pil tersebut. Minumlah air sisanya untuk membantu mendorong pil turun. Jika Anda sering bermasalah saat menelan pil, konsultasikan dengan dokter THT.

9. Produk alami mungkin ada baiknya tapi itu belum tentu
Meski pada kemasan vitamin Anda tertera label 'organik' tapi tidak menutup kemungkinan obat ini juga telah dibuat di sebuah laboratorium.

FDA juga menyatakan bahwa ada sejumlah produk yang hanya mengandung tiruan sintetis dari obat herbal yang bahkan tidak bisa dikualifikasi sebagai suplemen diet sama sekali.

Solusi:
Jika Anda memilih untuk mengonsumsi vitamin, obat herbal atau suplemen lainnya, carilah tanda 'USP Verivied' yang berarti suplemen ini memenuhi standar kualitas, kemurnian dan potensinya.

10. Mungkin Anda tak butuh suplemen sama sekali
Banyak nutrisi yang bisa didapatkan dengan mudah lewat alam dan Anda tak perlu sebuah label untuk membuktikannya.

Vitamin A ditemukan pada telur, hati dan susu namun bahkan seorang vegetarian pun bisa memperoleh dosis harian dari lima porsi sayuran berdaun hijau serta buah-buahan berwarna kuning dan oranye. Vitamin B juga bisa diperoleh dari produk makanan turunan hewan (meski begitu wanita hamil atau mencoba untuk hamil masih ingin mempertimbangkan penggunaan asam folat untuk membantu mencegah cacat lahir).

Vitamin C tak terbukti mencegah influenza dan terlalu banyak vitamin C justru berbahaya bagi orang-orang yang mengidap hemokromatosis, sebuah kondisi dimana tubuh menyerap dan menyimpan terlalu banyak zat besi. Makanan yang kaya akan vitamin D seperti lemak ikan, telur dan produk susu biasanya juga diperkaya dengan vitamin sehingga Anda tak memerlukan suplemen.

Yang perlu diingat adalah banyak studi yang mengaku tak menemukan bukti bahwa multivitamin dapat meningkatkan kesehatan individu.

Solusi:
Jika pola makan Anda sudah mengandung komposisi seperti buah-buahan, sayuran, sereal, susu dan protein maka Anda takkan mendapatkan manfaat tambahan jika mengonsumsi vitamin tertentu.

Sumber


Hindari makanan yang berlemak, seperti daging, jeroan,
minyak santan serta makanan yang mengandung banyak garam
Teras Berita - Untuk bertahan hidup, manusia memerlukan makanan dan minuman. Namun kedua hal itu bisa menjadi musuh jika seseorang menderita penyakit. Menghindari makanan yang dipantangkan adalah cara terbaik yang dapat dilakukan penderita berbagai macam penyakit, seperti yang dikutip dari detikhealth.Menjauh dari makanan yang dipantangkan adalah langkah pencegahan agar penyakit yang diderita tak sering-sering kambuh yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Berikut adalah jenis penyakit dan pantangannya, seperti dirangkum dari eHow, BBCNews, dan healthandage.

1. Jantung

Hindari makanan yang berlemak, seperti daging, jeroan, minyak santan serta makanan yang mengandung banyak garam.

2. Hepatitis A

Hindari buah-buahan dan sayuran mentah, terutama yang tidak bisa dikupas. Hindari kerang mentah, tiram, remis, mayones, keju, krim, yogurt dan hindari makan ikan dari perairan yang berpotensi terkontaminasi.

3. Anemia

Kurangi konsumsi kafein dan alkohol karena bisa mengikat darah. Makan makanan yang kaya zat besi seperti apel, pisang, aprikot, plum, asparagus, labu, ubi rambat, brokoli dan sayuran berdaun hijau, daging merah, tahu dan biji-bijian.

4. Diabetes

Hindari konsumsi makanan yang mengandung gula, tepung dan tinggi karbohidat. Juga hindari buah-buahan seperti durian, air kelapa, pisang ambon.

5. Kanker

Hindari makanan yang banyak mengandung akrilamida, yang terdapat pada makanan yang dipanggang dan digoreng seperti kentang goreng, keripik, roti goreng, biskuit, kerupuk dan sarapan sereal.

6. Liver

Hindari makanan yang mengandung banyak protein seperti daging, susu, kacang-kacangan, dan produk kedelai. Juga hindari makanan yang mengandung banyak garam.

7. Asma

Hindari makanan yang menyebabkan produksi lendir berlebih seperti susu, keju dan produk susu lainnya, gula putih, tepung putih, roti putih dan coklat. Hindari juga makanan yang dapat menyebabkan reaksi alergi seperti telur, susu, gandum, ikan, kerang, kacang-kacangan, kedelai dan kacang tanah, serta makanan yang mengandung sulfida seperti acar, sayuran dan buah-buahan kering, dan udang.

8. Maag

Hindari konsumsi kafein, makanan pedas, makanan pedas seperti daging dan jeroan, minuman berkarbonasi, susu, jeruk, dan tomat.

9. Migrain

Hindari konsumsi rokok, minuman beralkohol, kopi, cokelat dan produk-produk cokelat, teh hitam dan hijau dan minuman ringan. Hindari juga makanan dengan bahan pengawet dan aditif seperti MSG ((monosodium glutamat), kaldu ekstrak, atau produk protein nabati terhidrolisis dengan label yang menyebutkan "rasa alami".

10. Wasir

Jangan makan makanan yang bersifat panas dan mengandung lemak (penyebab sembelit) seperti makanan pedas, daging, jeroan, dan juga junk food. Makanlah makanan yang mengandung banyak serat, seperti sayuran, roti gandum, buah, sereal, dan kacang-kacangan.

11. Sinusitis

Hindari makanan yang digoreng, tepung makanan, gula putih, tepung terigu, beras, pai, rempah-rempah yang kuat, daging dan produk daging.

12. Autis

Hindari makanan yang mengandung protein gluten seperti gandum, oat, barley, makanan kasein pada susu, pancake, pemanis buatan.

13. Rematik

Hindari makanan yang banyak mengandung lemak seperti daging dan produk daging, kerupuk jengkol, mentega, krim, sosis, daging ham, telur, dan semua produk susu.

14. Tifus

Hindari makanan berserat tinggi seperti gandum utuh dan biji-bijian. Juga hindari kacang mete mentah, kubis, paprika, lobak, bawang putih, bawang merah, rempah, acar, makanan yang digoreng, daging, semua jenis buah-buahan mentah kecuali pisang dan pepaya.

15. Malaria

Makanan yang harus dihindari adalah kopi, teh kental, makanan olahan, saus, bumbu masak, acar, gula, tepung putih, minuman beralkohol, dan semua produk daging.

16. Keputihan

Hindari makanan yang dapat merangsang lendir seperti nanas, ketimun, telur, dan udang.

17. Osteoporosis

Hindari makanan berlemak seperti daging, susu, santan, margarin, hotdog, hamburger, kopi dan minuman berkafein, coklat, dan minuman berkarbonasi.

18. Epilepsi

Hindari makanan yang mengandung glutamin (asam amino yang dapat menyebabkan serangan epilepsi) seperti biji-bijian, gandum, oat, susu yang kadar glutamin tinggi, kacang-kacangan, kedelai, dan produk daging terutama daging kelinci.

19. Demam Berdarah

Hindari makanan cepat saji (junk food), makanan berlemak seperti daging, santan, susu tinggi lemak. Perbanyak konsumsi buah dan air putih.

20. Prostat

Hindari minuman berkafein seperti kopi, makanan pedas, makanan lemak terutama daging merah, dan juga alkohol.

Semoga bermanfaat..









Sumber



Pada bulan Maret tahun lalu, Craig Lewis, 55, dalam kondisi sekarat karena kondisi jantung yang menyebabkan pembentukan protein abnormal, dengan kondisi ini bahkan alat pacu jantung tak dapat membantu menyelamatkan hidupnya.


Craig Lewis (55), adalah orang pertama yang menggunakan pompa 'aliran kontinu' untuk menggantikan fungsi jantung alat ini menggantikan fungsi jantung untuk menyuplai darah secara kontinu ke seluruh tubuh. Tapi dua dokter dari Texas Heart Institute mengusulkan solusi baru yang revolusioner, yakni menginstal perangkat yang akan memungkinkan darah bersirkulasi dalam tubuhnya tanpa denyut jantung.

Dr Billy Cohn dan Dr Bud Frazier kemudian menginstal perangkat tersebut setelah mengeluarkan jantung Lewis. Dan dalam waktu beberapa hari, sang pasien sudah bangun dan berbicara dengan dokter.

Kedua dokter tersebut beberapa waktu sebelumnya telah menguji alat ini pada hampir 50 anak sapi. Dimana mereka mengeluarkan hati binatang tersebut, dan pada hari berikutnya sapi-sapi itu berlaku normal seperti makan, tidur, dan bergerak. Namun kali ini, tanpa jantung yang memompa darah ke tubuh mereka.


Dr Billy Cohn (kiri) dan Dr Bud Frazier sebelumnya telah melakukan uji coba alat ini pada anak sapi

Alat ini menggunakan baling-baling untuk memompa darah secara terus-menerus kedalam tubuh

“Jika anda mendengarkan dada (sapi) dengan stetoskop, maka anda tidak akan mendengar detak jantung,” kata Dr Cohn kepada NPR Juni 2011 lalu.

Dailymail menulis bahwa Amiloidosis (keadaan dimana tubuh memproduksi protein buruk) Lewis semakin parah, dan dokter takut dia akan segera meninggal jika tidak mendapatkan pertolongan yang tepat. Bahkan dokter mengatakan ia hanay memiliki 12 jam untuk hidup.

Jadi, dengan izin isteri Lewis yaitu Linda, Dr Cohn dan Dr Frazier kemudia memasang alat ini pada Maret 2011.

Perangkat tersebut bekerja dengan memasok aliran darah secara kontinu melalui tubuh, dengan menggunakan baling-baling.

“Saya mendengarkan bunyi dengungan yang menakjubkan. Dia tidak punya denyut jantung.” tutur isterinya yang keheranan.

Sumber

Diberdayakan oleh Blogger.