yes
Tampilkan postingan dengan label Youtube. Tampilkan semua postingan

Mie instan adalah makanan sangat diminati. Meskipun orang tahu ini bukan makanan sehat, tapi tak sedikit yang terus melahapnya.

Belum lama ini seorang dokter Mercola dari Amerika telah melakukan penelitian, apa yang terjadi dalam perut manusia saat mengkonsumsi mie instan.

Dengan menggunakan kamera mini sebesal pil, terekam bagaimana usus manusia harus bekerja ekstra keras ketika mie instan masuk ke dalamnya.

Meskipun telah bekerja selama dua jam, ternyata kondisi mie instan yang masuk kondisinya masih sama, tak bisa hancur. Hal ini diakibatkan karena dalam mie instan sama sekali tidak mengandung serat.

Mie instan memberikan beban yang sangat berat pada sistem pencernaah harus bekerja berjam-jam untuk memecahnya.


Baca juga Jangan Makan Mie Instan Pakai Nasi, Berbahaya!

Ketika mie instan berada berjam-jam dalam sistem pencernaah, maka akan berdampak langsung terhadap penyerapan nutrisi.

Namun, tak banyak nutrisi ternyata yang terkandung di dalam  mie instan. Justru sebaliknya, ada zat adiktif atau pengawet beracun TBHQ yang akhirnya terserap oleh tubuh.


Baca juga: Bahayanya Ibu Hamil Konsumsi Mie Instan
 
Hasil penelitian, perempuan yang makan mie instan atau makanan cepat saji lainnya dua kali dalam seminggu beresiko 68 persen lebih memiliki sindrom metabolik, yakni sekelompok gejala seperti obesitas sentral, tekanan darah tinggi, peningkatan gula darah, dan rendahnya tingkat kolesterol baik.

Keseringan makan mie instan memang tak akan langsung membunuh kita, tetapi ini cuma soal waktu hingga gangguan kesehatan benar-benar menghampiri.

Lihat Videonya disini


Sumber Tribun

Dariusz Wlodarski
Teras Berita - Bristol,  Banyak sekali cerita unik di balik antrean calon pembeli iPhone 6 di berbagai penjuru dunia. Salah satunya seperti yang terjadi di Inggris ini.

Dariusz Wlodarski, seorang pria asal Polandia diketahui sebagai orang pertama yang berhasil mendapatkan iPhone 6 di Apple Store kota Bristol, Inggris. Ia rela mengantre selama 44 jam demi mendapatkan smartphone anyar besutan Apple tersebut.

Namun perjuangan Wlodarski bukan semata karena kecintaannya tehadap produk-produk Apple, melainkan karena cintanya terhadap sang mantan istri.

Dilansir laman Cnet, Selasa (23/9/2014), Wlodarski mengaku bahwa ia berjuang membeli iPhone untuk membujuk sang mantan istri yang baru saja berpisah dengannya belum lama ini untuk kembali. Ia curhat (curahan hati), bahwa belakangan ia memang kurang memperdulikan keluarga dan kini ia merasa sangat kehilangan.

"Saya bukan suami dan ayah yang baik. Saya dahulu tidak tahu betapa pentingnya keluarga,” ungkapnya. Namun begitu, ia berharap iPhone 6 dapat menjadi pemersatu kembali keluarganya.

"Dahulu ketika saya pertama kali membelikannya iPhone, ia sangat senang. Sebelum berpisah istri saya juga mengatakan bahwa ia menyukai iPhone 6 karena layarnya lebar. Tapi kami sadar belum memiliki cukup uang untuk membelinya," jelas Wlodarski.

Dan kini ia telah berhasil mendapatkan iPhone 6. Ia berharap hadiah iPhone 6 ini dapat meluluhkan hati sang istri dan kehidupan keluarganya dapat kembali normal.





Sumber | Liputan 6

film tiga menit
YA TUHAN: Cuplikan Video Ini Bikin Jutaan Orang Menangis

Kisah ini datang dari negeri Thailand. Dari tiga puluh tahun lampau. Demi menyembuhkan Ibunya, seorang lelaki kecil mencuri obat-obatan di sebuah toko.

Aksinya ketahuan. Si pemilik toko, seorang Ibu yang galak, dengan penuh amarah mengiring lelaki kecil itu ke jalanan.Di kerumunan orang ramai yang menonton, Ibu ini berkali-kali menghardik, “Apa yang kau curi?” Tak sabar menunggu jabawan, si Ibu merogoh saku lelaki kecil itu. Mengeluarkan botol obat. Lalu dia mendorong-dorong kepala bocah itu. Lelaki kecil itu cuma bisa tertunduk. Malu. Tentu saja ketakutan.Mendengar keriuhan itu, seorang pemilik rumah makan keluar. Dia terenyuh melihat lelaki kecil itu. Mencuri obat demi kesembuhan Ibunya. Pemilik warung makan bertubuh kurus jangkung ini, lalu membeli obat yang dicuri itu. Uang diserahkan kepada Ibu yang terus mengomel itu.

Setelah menyerahkan uang kepada pemilik apotek itu, dia kemudian memerintahkan anak gadisnya yang masih kecil membungkus semangkuk sup. Obat-obatan dan sekantung sup itu kemudian diserahkan kepada bocah kecil itu.Si pencuri kecil itu menatap lelaki jangkung itu dalam-dalam. Berterima kasih dengan tatapan mata, sembari merasa heran. Cuma sejenak, lalu dia berlari pulang.

Tiga puluh tahun kemudian. Lelaki jangkung itu tiba-tiba jatuh tersungkur, sesaat setelah memberi makanan kepada pengemis yang datang ke warung makannya. Anak wanitanya terpekik histeris. Sembari terus menangis mengantar sang ayah ke rumah sakit. Si ayah kurus itu berbaring lemah dengan sejumlah alat tersambung ke tubuh.

Kesulitan sepertinya datang susul menyusul. Di tengah air matanya yang terus berderai, seorang perawat menyodorkan daftar biaya rumah sakit. Dia terkejut. Jumlahnya banyak. Semua keuntungan dari warung kecil itu tak akan sanggup melunasi. Mengumpulkan segenap keberanian dia kemudian menemui dokter. Sang dokter menatapnya dalam-dalam. Lama sekali.

Terjepit di tengah kesulitan seperti itu, anak wanita itu tak punya jalan keluar. Warung, satu-satunya harta sang ayah, harus dijual. Ketika sang ayah berbaring lemah di rumah sakit, dia memasang pengumuman bahwa rumah itu dijual.

Sendirian menjaga sang ayah, bolak-balik rumah sakit, tubuh wanita muda ini lelah. Dia kemudian tertidur tunduk di dipan samping sang ayah. Begitu bangun pagi harinya, dia mendapatkan kertas tagihan dari rumah sakit di tempat tidur itu. Jumlahnya 0 bath. Dia terkejut. Di bawahnya ada catatan. “Semua biaya sudah dibayarkan 30 tahun lalu. Dengan 3 bungkus penghilang rasa sakit dan semanguk sup. Salam hangat, Dr Prajak Arunthong”

Ini kisah rekaan, iklan dari sebuah telepon gengam di Thailand. pada situs Youtube, iklan ini sudah ditonton lebih dari 7,2 juta orang dari seluruh dunia. Banyak sanjungan untuk iklan mengharukan ini. Banyak orang yang mengaku menonton berkali-kali sembari menangis.

Iklan ini ditutup dengan tagline: Memberi adalah komunikasi terbaik.
Salah seorang pengguna internet menilai bahwa bahkan sutradara Hollywood tidak akan mampu membuat film semacam ini. "Hollywood tidak bisa membuat ini. Sebuah film tiga menit membuat pria dewasa menangis," komentarnya. Bagaimana dengan Anda?


ทรูมูฟ เอช " การให้ คือการสื่อสารที่ดีที่สุด " TrueMove H : Giving






ทรู มูฟ เอช เชื่อเสมอว่า "การให้ คือการสื่อสารที่ดีที่สุด" โดยเราสื่อสารผ่านภาพยนตร์โฆษณาทางโทรทัศน์ เรื่องราวในภาพยนตร์โฆษณาเรื่องนี้ สะท้อนแนวคิดของแบรนด์ ท...



Diberdayakan oleh Blogger.